Category: Umum
Gara-gara Eropa, Bursa Saham AS Jeblok
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK---Saham-saham di Wall Street berakhir merosot pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena spekulasi tentang potensi keluarnya Yunani dari zona euro kian marak setelah partai politik negara itu gagal membentuk pemerintahan.
Pemilu baru-baru ini gagal menghasilkan pemenang yang jelas dan partai-partai tidak dapat membentuk koalisi sentris yang akan membuat Athena berkomitmen terhadap program bailout (dana talangan) Uni Eropa-IMF, menimbulkan kekhawatiran Yunani akan Read more [...]
SekolahFOREX.Net Menjajaki Kerjasama dengan FXPRIMUS
Tanggal 3 April 2012 Tim SekolahForex.Net bertemu dengan FX PRIMUS yang memiliki kantor operasional di USA. Pertemuan tersebut kami lakukan di Hotel Peninsula Jakarta. Dan pada pertemuan tersebut kami memperoleh informasi penting, terutama tentang FX Primus sebagai broker.
Salah satu informasi penting hasil pembicaraan kami dengan FX Primus adalah FX Primus menyediakan akun free swap (Islamic Account) khusus member SekolahForex.Net dengan otomatis tanpa ada formulir tambahan. Tidak hanya itu, Read more [...]
Dominasi Dolar Bakal Runtuh, Ini Alasannya
TEMPO.CO, Washington - Dolar Amerika Serikat sudah lama menjadi mata uang global dunia. Selama beberapa dekade penggunaan dolar benar-benar dominan dalam aktivitas perdagangan internasional. Ini memberi keuntungan luar biasa bagi sistem keuangan dan masyarakat Negeri Abang Sam. Dengan dolar, Amerika memegang kendali yang luar biasa di seluruh dunia.
Saat ini lebih dari 60 persen dari seluruh cadangan mata uang asing dunia dalam dolar. Belakangan terjadi perubahan besar. Anehnya, media-media Read more [...]
Krisis Euro Sudah Berakhir..!
Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi mengatakan hal yang terburuk dari krisis di zona euro telah berakhir. Demikian katanya dalam wawancara dengan harian Bild Jerman, bahwa ia telah menstabilkan situasi di Eropa. Draghi juga mengatakan bahwa beberapa data ekonomi, termasuk inflasi dan defisit anggaran, menunjukkan bahwa Eropa dapat melakukan dengan lebih baik daripada Amerika Serikat.
Namun berdasarkan survei terbaru dari manajer pembelian yang dirilis pada hari ini, menunjukkan ekonomi Read more [...]
Empat Bank AS Gagal Uji Tekanan!
Empat lembaga keuangan AS, termasuk Citigroup, gagal uji tekanan yang ditujukan sebagai uji coba ketahanan atas gangguan keuangan. Bank sentral AS the Federal Reserve menyatakan, Citi, SunTrust, Ally Financial dan MetLife gagal menunjukkan bahwa mereka memiliki modal yang cukup untuk bisa bertahan apabila krisis ekonomi kembali terjadi. Padahal, Citigroup merupakan bank terbesar ke tiga AS. ji tekanan ini dilakukan terhadap 19 perbankan dan lembaga keuangan di AS. Semua yang dites kebanyakan dalam Read more [...]
China Alami Defisit Perdagangan!
China mencatat defisit perdagangan terbesar di setidaknya satu dekade pada Februari, setelah impor komoditasnya yang melonjak sebagai perusahaan pembangun persediaan. Defisitnya sebesar $ 31.5bn (£ 20 miliar) setelah impor naik 39,6% dari tahun sebelumnya dan ekspor naik 18,4%. Para analis mengatakan bahwa kesenjangan dalam pelebaran "spread" mungkin akan menjadi sinyal utama dalam terhadap isu-isu ekonomi China.
China memiliki ekonomi yang dipicu oleh ekspor, tetapi pertumbuhan ekonomi global Read more [...]
Dolar VS Yuan, Seru!!!
Dalam pertemuan bilateral di sela-sela KTT nuklir 47 negara di Washington D.C awal pekan ini, Presiden Cina Hu Jintao menolak tekanan dari Presiden Amerika Barrack Obama untuk menaikkan nilai tukar mata uang Cina yuan. Hu Jintao mengatakan kepada Obama bahwa penguatan nilai tukar yuan "tidak akan membuat perdagangan AS-Cina menjadi seimbang ataupun menyelesaikan persoalan pengangguran [Amerika]", seperti dilaporkan kantor berita resmi Cina, Xinhua tanggal 13 April lalu. Namun, Hu Jintao mengisyaratkan Read more [...]


BERLIN, KOMPAS.com- Bubar atau ambruknya satu mata uang, bukan tanpa risiko. Berikut ini adalah risiko-risiko jika Yunani keluar atau jika euro retak. Salah satunya adalah kekacauan besar dalam sistem keuangan global.
Risiko itu dikatakan jauh lebih lebih besar ketimbang manfaat, sebagaimana dianalisis oleh sebuah bank besar Swiss, UBS sekitar Maret lalu, dan diberitakan di situs Forbes edisi 11 Maret 2011 lalu.
Biaya per orang akibat kekacauan ekonomi itu adalah 




Informasi Acara Diatas

